Singkoyo, 4 Juli 2025 – Dalam semangat menyambut 10 Muharram 1447 H, masyarakat desa Singkoyo mengadakan kegiatan pengajian umum dan santunan anak yatim sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian sosial. Kegiatan ini terselenggara berkat semangat dan gotong royong warga, dukungan para dermawan, serta partisipasi lembaga yang turut membantu secara moral maupun material, termasuk BMT al-Muhajirin Toili yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaannya.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan, dihadiri oleh warga desa, tokoh agama, serta anak-anak yatim dari wilayah sekitar. Kegiatan diawali dengan pengajian bersama yang membahas keistimewaan bulan Muharram sebagai salah satu dari bulan mulia dalam Islam. Dalam tausiyahnya, para jemaah juga diajak untuk memperbanyak amal kebaikan, terutama bersedekah dan menyantuni anak yatim. Disampaikan pula bahwa di bulan ini, setiap amal baik akan dilipatgandakan pahalanya, namun begitu juga dengan dosa yang dilakukan, sehingga umat diajak untuk memperbanyak kebaikan dan menjauhi maksiat.
Setelah pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang hadir. Bantuan berupa bingkisan dan dana santunan diserahkan secara simbolis di tengah suasana haru dan penuh kekeluargaan.
Dukungan dari berbagai pihak turut memperlancar kegiatan ini, termasuk peran BMT Al-Muhajirin Toili yang hadir sebagai bagian dari kebaikan bersama. Melalui kontribusi tersebut, BMT Al-Muhajirin Toili berharap dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima santunan, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan peduli terhadap sesama.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi BMT Al-Muhajirin Toili yang tidak hanya berfokus pada layanan keuangan syariah, tetapi juga aktif berperan dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BMT Al-Muhajirin Toili berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan yang membawa manfaat luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.



